Home » Pendidikan » Tim Pelaksana PKM USU Gunakan Pendekatan Antropolinguistik dalam Membentuk Komite Sekolah di KB Tanah Merah, Deli Serdang

Tim Pelaksana PKM USU Gunakan Pendekatan Antropolinguistik dalam Membentuk Komite Sekolah di KB Tanah Merah, Deli Serdang

08.30.2022
Share Berita

SUARAPUBLIK.CO.ID – Medan | Bahasa dan budaya memiliki peran penting dalam berkomunikasi di dalam menyampaikan suatu tujuan agar berterima di suatu komunitas masyarakat. Maksud dibentuknya komite sekolah adalah agar suatu organisasi masyarakat sekolah mempunyai komitmen dan loyalitas serta peduli terhadap peningkatan kualitas sekolah. Komite sekolah yang dibentuk dapat dikembangkan secara khas dan berakar dari budaya, demografis, ekologi, nilai kesepakatan, serta kepercayaan yang dibangun sesuai dengan potensi masyarakat setempat. Oleh karena itu, komite sekolah yang dibangun harus merupakan pengembangan kekayaan filosofis masyarakat secara kolektif. Artinya, komite sekolah mengembangkan konsep yang berorientasi kepada pengguna (client model), berbagai kewenangan (power sharing and advocacy model), dan kemitraan (partnership model) yang difokuskan pada peningkatan mutu pelayanan pendidikan.

Pemilihan anggota komite sekolah dengan menggunakan pendekatan Antropolinguistik Pentingnya fungsi komite sekolah sehingga harus memiliki kemampuan dan penguasaan mengenai peran dan fungsinya, kemudian secara umum mengenal konsep manajemen pendidikan. “Pengurus komite sekolah harus satu langkah lebih maju (one step a head) dari guru mengenai hubungannya dengan masyarakat, karena terdapat perwakilan dari wali murid dan tokoh masyarakat setempat” ujar Dr. Tasnim Lubis, M.Hum., kepada SUARAPUBLIK.CO.ID Kamis [30/08/2022].

Kelompok Bermain (KB) Tanah Merah terletak di Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. KB Tanah Merah adalah jenis usaha dibidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terletak di Jalan Besar Petumbukan, Dusun II No. 134, Tanah Merah. Kelompok Bermain ini didirikan pada tahun 2017 dan dikelola oleh yayasan Badan Warisan Soematra. Kepala sekolah adalah ibu Della Yuni Andari S.Pd.I. “Sekolah ini dikelola oleh guru-guru muda yang bersemangat dan mau menerima ide serta hal-hal baru yang membangun”, jelasnya.

Permasalahan yang dihadapi sekolah kelompok bermain adalah dalam menjelaskan visi misi sekolah yang dijalankan sesuai dengan kemampuan serta usia anak didik. Pihak sekolah menerapkan tentang sistem pendidikan yang mengacu kepada Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Indonesia yaitu pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar kearah pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan daya pikir, daya cipta kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual, sosial emosional (sikap dan perilaku serta agama), bahasa, dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui anak usia dini. Sementara masih banayak orang tua masih berpendapat bahwa jika anak sudah masuk sekolah harus belajar seperti di Sekolah Dasar dan sudah menguasai membaca, menulis, dan berhitung saat tamat nanti dari sekolah Kelompok Bermain.

“Pengabdian ini bertujuan untuk membentuk komite sekolah yang beranggotakan wali murid, tokoh masyarakat, dan pakar Pendidikan. Tujuannya adalah memberikan solusi dalam penyampaian visi misi sekolah melalui pendekatan komunikasi yang berterima dan tentunya meningkatkan mutu sekolah Kelompok Bermain di Tanah Merah ini. “Kedepannya akan dimasukkan bahan ajar berbasis kearifan lokal seperti mengajarkan kepada anak didik folklor daerah setempat agar mereka memiliki pengetahuan mengenai budaya dan kearifan lokal di daerah ini. “Dengan demikian diharapkan anak didik akan bertumbuh kembang kecerdasan bahasa dan verbanya”, harap Doktor Tasnim.

Tim Pelaksana Pengabdian Kepada Masyarakat dengan judul: Pembentukan Komite Sekolah di Kelompok Bermain KB Tanah Merah Kecamatan Galang melalui Pendekatan Antropolinguistik, Diketua oleh Dr. Tasnim Lubis, M.Hum., dengan anggota tim yaitu Amalia, S.T., M.T., dan Fahmi S.Psi., M.Psi.. [SP-03].


Share Berita

POPULER

TERKAIT

Berita Terbaru

Memperigati HUT PGRI ke-77: Rayakan dengan Latber di Bener Meriah

Memperigati HUT PGRI ke-77: Rayakan dengan Latber di Bener Meriah

SUARAPUBLIK.CO.ID - Bener Meriah | Latihan Bersama [Latber] menjadi sebuah ajang dan momen silaturahmi antara Guru, dan tetap menjaga kekompakan PGRI Kabupaten Bener Meriah kegiatan Latihan Olah Raga Bersama ini di selenggarakan di lapangan sepak bola Kampung Blang...

Pemkab Bener Meriah Gelar Upacara Hardikda ke-63

Pemkab Bener Meriah Gelar Upacara Hardikda ke-63

SUARAPUBLIK.CO.ID - Bener Meriah | Memperingati Hari Pendidikan Daerah [Hardikda] ke- 63 Pemkab Kabupaten Bener Meriah mengadakan Upacara di lapangan Setdakab setempat, Jum'at [02/09/2022]. Sementara itu sebagai perwira upacara peringatan Hardikda ke-63 adalah Kadis...

About the Author

Redaksi

Comments

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *