Home » Pendidikan » Kemenag Bener Meriah Putuskan Zakat Fitrah Bisa dalam Bentuk Beras atau Uang

Kemenag Bener Meriah Putuskan Zakat Fitrah Bisa dalam Bentuk Beras atau Uang

04.27.2021
Share Berita

SUARAPUBLIK.CO.ID, Bener Meriah | Kepala Kantor Kementerian Agama [Kemenag] Kabupaten Bener Meriah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 74 Tahun 2021 tentang Penetapan Zakat Fitrah 1442 H/2021M. SK yang ditandatangani Kepala Kemenag Kab Bener Meriah Hamdan tertanggal 26 April 2021 [14 Ramadhan 1442 H].

Dalam SK tersebut, Kemenag mengeluarkan beberapa keputusan yaitu tentang bentuk zakat fitrah, besaran jumlah zakat fitrah, penyaluran zakat fitrah, dan jadwalnya.

Kemenag Bener Meriah pada prinsipnya menetapkan bahwa zakat fitrah yang dikeluarkan merupakan bahan makanan pokok, yaitu beras yang biasa dikonsumsi. Besaran jumlah zakat fitrahnya adalah 1 [satu] sha’ per orang, yaitu 2,8 Kg atau 10 muk [susu kaleng 250 ml] ditambah satu genggam.

Selain itu, Kemenag Bener Meriah menetapkan, berdasarkan mahzab Hanafi, zakat fitrah bisa juga dikeluarkan dalam bentuk uang [harga bahan pokok]. Jika zakat berdasarkan nilai uang, ketentuannya adalah senilai 3,8 kg beras per orang.

Untuk zakat fitrah yang dikeluarkan dalam bentuk uang terdapat beberapa ketentuan, yaitu:

  1. Beras kualitas I senilai uang Rp 45.000.
  2. Beras kualitas II senilai uang Rp 42.000.
  3. Beras kualitas III senilai uang Rp 40.000.

Dalam SK tersebut menyebutkan zakat fitrah sudah bisa dihimpun dan dikeluarkan sejak SK ditetapkan yaitu, 26 April 2021 sampai sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri. Keputusan itu juga menegaskan bahwa zakat fitrah yang telah terhimpun harus dibagi habis kepada senif per jiwa di kampung bersangkutan sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri.

Sekiranya di kampung bersangkutan tidak terdapat senif, maka bagian zakatnya digabung tambah ke senif fakir miskin. Lalu diterangkan bahwa seorang mustahiq hanya boleh mendapatkan satu senif saja.

Perlu diketahui, senif zakat adalah kelompok yang berhak yang menerima zakat. Sementara mustahiq adalah istilah atau sebutan bagi orang-orang yang berhak menerima zakat. [Wan Kurnia]


Share Berita

POPULER

TERKAIT

Berita Terbaru

Gerakan SMAN 4 Peduli, Bentuk Pendidikan Karakter Siswa

Gerakan SMAN 4 Peduli, Bentuk Pendidikan Karakter Siswa

SUARAPUBLIK.CO.ID-Langsa | Siswa SMAN 4 Kota Langsa terus diarahkan untuk memiliki karakter kesetiakawanan dan mendalami nilai-nilai sosial, dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Hal ini, bertujuan untuk mewujudkan pribadi siswa yang tangguh, memiliki integritas,...

PPNI Bener Meriah Santuni Anak Yatim dan Piatu

PPNI Bener Meriah Santuni Anak Yatim dan Piatu

SUARAPUBLIK.CO.ID, Bener Meriah | Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Bener Meriah menyantuni sejumlah anak yatim dan piatu, di Masjid At Taqwa, Kampung Bale Redelong dan di Menasah Kampung Belang Sentang, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah....

Pemkab Bener  Meriah Peringati Nuzulul Qur’an Tahun 1442 H

Pemkab Bener  Meriah Peringati Nuzulul Qur’an Tahun 1442 H

SUARAPUBLIK.CO.ID, Bener Meriah | Acara Nuzulul Qur’an Tahun 1442 H/2021 M Tingkat Kabupaten yang diselenggarakan oleh Dinas Syariat Islam Kabupaten Bener Meriah di Masjid Nur Nabawi Komplek Perkantoran Serule Kayu Redelong, Kamis [29/4/2021]. Bupati Bener Meriah Tgk....

Gebyar BKMT di Masjid Nur Nabawi Bener Meriah

Gebyar BKMT di Masjid Nur Nabawi Bener Meriah

  SUARAPUBLIK.CO.ID, Bener Meriah| Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Drs. Haili Yoga, M.Si membuka secara resmi kajian Ramadhan yang dirangkai dalam Gebyar BKMT di Masjid Nur Nabawi, Jum’at [23/04/2021]. Acara tersebut di...

About the Author

Redaksi

Comments

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *