Home » Internasional » Selama Olimpiade Tokyo 2021, Atlet Wajib Tes COVID-19 Setiap 96-120 Jam Sekali

Selama Olimpiade Tokyo 2021, Atlet Wajib Tes COVID-19 Setiap 96-120 Jam Sekali

Share Berita

SUARAPUBLIK.CO.ID – Olimpiade Tokyo 2021 akan tetap dijalankan sesuai dengan agenda, yakni pada musim panas tahun depan.

Meski begitu, pihak penyelenggara dan pemerintah setempat menerapkan pedoman serta aturan yang ketat demi menekan potensi penularan virus corona.

Beberapa aturan yang telah dibuat saat ini antara lain adalah, atlet yang berpartisipasi dalam Olimpiade Tokyo 2021 harus bisa membuktikan bahwa dia negatif Covid-19. Tes tersebut harus dilakukan kurang dari dari 72 jam sebelum dia tiba di Jepang untuk mengikuti Olimpiade.

Bukan hanya itu, selama pelaksanaan Olimpiade, para atlet juga akan mengikuti tes COVID-19 setiap 96 hingga 120 jam sekali.

Aturan tersebut tertuang dalam laporan yang diterbitkan oleh pihak penyelenggara pada Rabu (02/12/2020).

Meski begitu, pedoman lanjutan soal bagaimana Tokyo akan menjadi tuan rumah pagelaran pesta olahraga tahun depan itu masih dalam pembahasan antara panitia penyelenggara Olimpiade serta Pemerintah Metropolitan Tokyo.

Namun perlu diketahui bahwa hingga saat ini, Jepang masih menerapkan aturan ketat mengenai kunjungan warga negara asing. Mereka yang baru datang dari luar negeri wajib karantina mandiri selama 14 hari setelah kedatangan.

Akan tetapi atlet dan pemangku kepentingan utama lainnya yang datang ke Jepang untuk Olimpiade akan dibebaskan dari pembatasan tersebut.

Pada saat penyelanggaraan Olimpiade yang akan dimulai pada tanggal 23 Juli 2021 mendatang, diperkirakan akan ada lebih dari 15 ribu atlet dari berbagai negara di dunia yang hadir di Tokyo untuk mengikuti Olimpiade.

Mayoritas dari mereka kemudian akan tinggal di Perkampungan Atlet yang dibangun khusus di Jepang.

Laporan terbaru yang dirilis pihak penyelenggara, pusat pengujian COVID-19 akan didirikan di Perkampungan Atlet. Selain itu, pihak penyelenggara juga akan mendorong para atlet agar menghabiskan waktu lebih sedikit di Tokyo.

Kami ingin memperhatikan para atlet, sehingga Perkampungan Atlet tidak terlalu padat,” kata CEO Olimpiade Toshiro Muto.

“Setelah pertandingan selesai, kami ingin para atlet pulang secepat mungkin,” sambungnya, seperti dikabarkan Channel News Asia.


Share Berita

POPULER

TERKAIT

Berita Terbaru

Kepengurusan IKASI Bener Meriah 2021-2025 Terpilih Secara Aklamasi

Kepengurusan IKASI Bener Meriah 2021-2025 Terpilih Secara Aklamasi

SUARAPUBLIK.CO.ID, Bener Meriah | IKASI (Ikatan Anggar Seluruh Indonesia) Bener Meriah melaksanakan Musyawarah Pemilihan Kepengurusan periode 2021-2025 yang berlangsung di Garabi Cafe, Simpang Teritit, Sabtu [20/03/2021]. Dalam musyawarah yang dihadiri Hidayat dari...

Ini… Destinasi Edukasi Akhir Pekan di Kota Langsa

Ini… Destinasi Edukasi Akhir Pekan di Kota Langsa

Keterangan Foto:Pengunjung berada di RTH Taman Hutan Kota Langsa. SUARAPUBLIK.CO.ID, Langsa | Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Hutan Kota Langsa, menjadi destinasi yang ramai dikunjungi wisatawan untuk berlibur diakhir pekan. Objek wisata yang terletak di Gampong Paya...

Terduga Teroris di Aceh Jaringan ISIS

Terduga Teroris di Aceh Jaringan ISIS

Keterangan Foto:Ilustrasi [Net] SUARAPIBLIK.CO.ID, Banda Aceh | Lima terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Anti Teror di Aceh, diduga merupakan jaringan Islamic State in Iraq and Syria (ISIS). Hal itu diungkap Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy melalui...

Biden Keluarkan Perintah Wajib Bermasker di Gedung Federal

Biden Keluarkan Perintah Wajib Bermasker di Gedung Federal

Joe Biden SUARAPUBLIK.CO.ID, Washington | Presiden Joe Biden menandatangani perintah wajib memakai masker dan jarak fisik di semua gedung federal dan pengembangan program pengujian Covid-19 untuk karyawan federal, sebagai langkah pertamanya memerangi pandemi yang...

About the Author

Redaksi

Comments

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *