
SUARAPUBLIK.CO.ID – Warga Sawangan, Depok, dikejutkan dengan penemuan mayat dipendam di lantai keramik kontrakan milik Sukiswo, pada Rabu (18/11) malam. Awalnya pemilik kontrakan akan membetulkan toilet, namun dia curiga dengan lantai keramik yang warnanya beda sehingga menggalinya.
Setelah digali, betapa kagetnya ternyata ada tulang seperti dengkul manusia. Penemuan mayat ini kemudian dilaporkan ke polisi untuk ditindaklanjuti. Kurang dari 24 jam, polisi menangkap pelaku itu di Bogor. Ada dua orang pelaku pembunuhan sadis itu. Dua pelaku adalah Juan, yang merupakan adik dari korban Dendi. Sedangkan satu orang lagi bernama Khoer.
Dari hasil penyelidikan polisi, pelaku melakukan aksi sadis ini tak hanya sekali. Ada korban lainnya yang dikubur sama seperti kakaknya.
Pembunuhan yang dilakukan Juan terhadap Dendi sangat sadis. Sebelum dibunuh,
Dendi dipukul menggunakan tabung gas 3 kilogram saat tidur. Korban pun tidak sadarkan diri. Setelah itu, Juan memukul bagian tubuh Dendi lainnya.
Ketika sudah tidak bernyawa, Juan membuat lubang untuk menguburkan jasad kakaknya itu. Ironinya, lubang itu hanya sebesar satu lantai keramik. Juan memendam kakaknya di lantai kontrakan.
“Alat yang yang digunakan untuk menganiaya, menganiaya korban si kakak yaitu dipukul dengan beberapa benda tumpul. Di antaranya yang paling mematikan adalah dipukul dengan menggunakan tabung gas elpiji 3 kg,” kata Kapolrestro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah, Jumat (20/11). [MERDEKA.COM]
0 Komentar